Nama : Raihan Ammar
NIM : 1871500219
Fakultas :Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur
Konsentrasi : Broadcast Jurnalism
Mata Kuliah : TV Programming
Referensi Buku : TV Programming News & Entertainment
Penulis : Haronas Kutanto,S.PT., M.I dan Yousep Eka Apriandi, M.I.Kom
Penerbit : Andi Publisher, tahun 2019
PERENCANAAN, PERANCANGAN, DAN ANALISIS PROGRAM TV
Kategori Program
Acara siaran televisi yang ditayangkan di berbagai lembaga media penyiaran adalah “barang dagang” yang memiliki efek besar terhadapa kelangsungan hidup media penyiaran. Setiap Lembaga penyiaran tentunya memiliki tujuan yang berbeda, tergantung dari bentuk penyiaran itu sendiri. baik lembaga penyiaran publik, komunitas, serta komersial. Produk berupada siaran tersebut adalah acara televisi yang ditayangkan untuk beberapa hal tertentu. Biasanya program acara televisi ditayangkan untuk memberikan informasi, edukasi, persuasi, maupun hiburan kepada masyarakat. Program yang memiliki rating tinggi akan mempunyai peluang lebih banyak mendapatkan iklan dari pada program yang sepi peminat. Dapat dikatakan bahwa rating adalah salah satu indikatornya untuk mendapat untuk mendapat iklan.
Istilah program dalam industri televisi adalah acara yang di dalamnya terdapat jadwal (schedule) atau perencanaan untuk ditindaklanjuti dengan penyusunan butir siaran yang berlangsung. Secara teknis penyiaran televisi, program televisi (television programming) diartikan sebagai perencanaan jadwal televisi dari hari ke hari (horizontal programming) dan dari jam ke jam ( vertical programming) setiap harinya.
Setiap program sesungguhnya memiliki karakter waktunya sendiri, yaitu penempatan atau pengaloksian waktu siaran. Hal yang diperhatikan lainnya dalam sebuah program siaran dapat dilihat dari dua sisi yaitu programatik dan sisi penonton atau sasaran program. Sisi programatik yaitu kesesuaian alokasi program sedangkan sisi penonton berhubungan dengan aspek geokultural sasaran.
Programming sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan atau pekerjaan menyusun program-program secara sistematis dan terjadwal untuk terselenggaranya kegiatan siaran televisi. Penyusunan program dapat dilakukan berdasarkan pola Harian (Daily), Mingguan (Weekly), Bulanan (Monthly), bahkan Tahunan (Yearly).
1. Daily Program
Dalam program ini bersifat fleksibel, mudah dimengerti audiens, materi di dalam sebuah program daily akan menjadi perhitungan persentase siaran. Istilah penayangan yang ditayangkan setiap hari ini dinamakan stripping. Berikut beberapa keuntungan program daily :
• Program News atau infotaiment bisa mengulang materi dalam sehari dan pada setiap harinya selama didalam pemberitaan tersebut masih layak untuk disiarkan khalayak.
• Setiap program daily tidak selalu mengharuskan tayangannya dalam format live tetapi bisa dilakukan dengan tapping.
• Dari segi pascaproduksi, dalam hal ini news, editing tidak perlu semenarik program-program yang tayang weekly ataupun monthly.
Adapula kesulitan dalam program daily, diantaranya:
• Dalam menyajikan program daily selalu deadline yang membuat crew harus bekerja keras untuk menyajikan konten yang menarik setiap hari.
• Dalam menyajikan program daily seperti news, crew bekerja ekstra keras dalam hal pencarian serta penyajian sebuah berita yang akurat serta kredibel kepada masyarakat, namun sering kali crew mengalami beberapa kesulitan seperti narasumber yang tidak konsisten, tidak kredibel, lokasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan peliputan seperti sedang terjadi bencana alam, tetapi dalam hal itu tentunya pimpinan produksi harus mempunyai problem solving dalam setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.
2. Weekly Program
Program ini merupakan acara televisi yang ditayangkan dalam kurun waktu mingguan (bukan merupakan program acara televisi yang ditayangkan setiap hari). Program weekly bisa tayang satu hingga dua kali dalam kurun waktu seminggu, tetapi tidak selalu hanya ditayangkan pada hari Sabtu-Minggu (Weekend). Keuntungan dari program weekly :
• Produksi
Waktu produksinya yang lebih fleksibel dan menghasilkan hasil editing yang lebih matang dari segi waktunya yang lebih fleksibel.
• Pemasaran
Keuntungan dari segi pemasarannya adalah karena program ini memiliki jam tayang mingguan program-program weekly dapat disiarkan di berbagai media lainnya penayangannya tiba iklan tersebut bisa juga disertai dengan sinopsis atau cuplikan tayangan yang akan ditayangkan di minggu yang akan datang. Iklan atau cuplikan program weekly sendiri dapat dipasarkan di berbagai media seperti media online dan media sosial seperti Twitter, Instagram, Official Line, bahkan Blog.
• Peminat atau Penonton
Program ini hanya tayang beberapa kali dalam seminggu dan memiliki peminat tersendiri. Dilihat dari jenis program yang ditayangkan serta waktu penayangan. Strategi programming berfungsi sebagai panduan dalam menggunakan sumber daya yang dimiliki. Strategi pemasaran ditentukan berdasarkan analisis peluang dan analisis komperatif.
a) Analisis Peluang: Analis yang cermat terharap pasar audiens akan memberikan peluang bagi setiap penayangan program.
b) Analisis Komperatif: Dalam mempersiapkan strategi dan rencana program, pengelola program harus melakukan analisis secara cermat terhadap persaingan stasiun penyiaran.
3. Monthly Program
Program ini merupakan acara televisi yang ditayangkan dalam kurun waktu mingguan (bukan merupakan program acara televisi yang ditayangkan setiap hari). Program weekly bisa tayang satu. Tujuan suatu program ditayangkan beberapa bulan sekali agar para penonton tidak merasa bosan dengan program yang tayang setiap harinya, serta menjadikan program acara ini jadi lebih matang sebab pengerjaan waktunya lebih banyak. Untuk program ini sendiri meliputi sebagai pengkajian dan pemantauan dengan kecenderungan masyarakat dan competitor serta mengelola persaingan, penyusunan pola acara dan kriteria acara, penetapan sumber program, pengembangan program, penyusunan rundown, persetujuan produksi, serta penilaian bahan saran dan memantau program. Program monthly perlu melakukan riset mendalam, diantaranya:
• Riset Penyiaran
Merupakan upaya media penyiaran untuk mengukur kinerjanya. Riset penyiaran terbagi atas riset rating dan riset non rating.
• Riset Sistematis
Pengelola media penyiaran membutuhkan umpan balik yang ilmiah, akurat, dan tidak menyesatkan untuk mengetahui apakah program yang ditayangkan itu berhasil atau tidak.
• Riset Rating
Rating merupakan hal yang penting karena pemasang iklan selalu mencari stasiun penyiaran atau program siaran yang paling banyak ditonton atau didengar orang.
Keuntungan Menghadirkan Proram Acara Monthly :
• Keuntungan yang didapat Cukup Besar
Dengan jangka waktu yang lama, acara tersebut pasti akan selalu promosikan diakhir suatu acara atau saat commercial break. Audiens pun akan tertarik dan sangat menanti-nanti acara. Semakin banyak penonton semakin banyak pula pemasang iklan.
• Banyak Penonton
Penonton akan tertarik dengan acara tersebut karena acara ini tayang dalam selang waktu yang panjang, jadi penonton akan penasaran untuk menayaksikan acara monthly.
• Proses Produksi Lebih Matng
Dalam memikirkan ide konsep, program monthly tentu harus dipikirkan matang-matang karena acara monthly biasanya acara yangpenting jadi, dalam jangka waktu yang lama tersebut semua tim semua tim yang bersangkutan harus memikirkan dan mengeksekusikan produksinya dengan sangat matang.
Strategi Programming dalam Menyajikan Program Monthly
Pihak programming sangat penting karena menentukan berhasil atau tidaknya sebuah program acara. Program acara yang disajikan tidak sembarangan asal ditampilkan, programming is war, you are general, the object is to win, ungkapan hal tersebut menggambarkan bahwa programming merupakan strategi perencanaan untuk dapat meraih penonton, oleh karena itu diperlukan berbagai cara untuk menghasilkan program acara yang menarik, sehingga mampu menarik perhatian banyak pemirsa. Tim yang terlibat bisa menyiapkan konten dengan lebih besar, teliti, serta melihat pergerakan tren yang akan ataupun sedang berkembang saat ini untuk dijadikan materi shooting.
Karakteristik Program TV
1. Product
Berhubungan dengan materi program yang dipilih harus bagus dan bisa menarik penonton.
2. Price
Biaya yang harus dikeluarkan untuk memproduksi atau membeli suatu program, sekaligus menentukan tarif bagi pemasang iklan.
3. Place
Ada waktu siaran yang sekiranya tepat untuk program tersebut.
4. Promotion
Bagaimana memperkenalkan kemudian menjual acara itu, sehingga dapat mendatangkan iklan atau sponsor.
Beberapa potensi atau keunggulan medium televisi dapat dilihat dari ciri spesifiknya, antara lain:
• Siaran televisi bersifat terbuka
• Siaran televisi memiliki potensi penetratik untuk memengaruhi sikap, pandangan, gaya hidup, orientasi, dan motivasi masyarakat.
• Siaran televisi dapat berhubungan langsung dengan pemirsa tanpa harus dibatasi oleh sistem politik, sosial, budaya, dan masyarakat yang menjadi khalayak sasarannya.
• Potensi lain yang menjadi karakteristik televisi adalah kemampuan untuk menayangkan berbagai objek yang abstrak atau yang tidak dapat dilihat mata, banyak yang berbahaya atau tidak dapat dijumpai di lingkungan tempat tinggal, objek yang ditayangkan televisi dapat dimanfaatkan masyarakat pada saat yang bersamaan secara serempak dan meluas.
Adapula karakteristik program televsi, diantaranya:
• Bersifat satu arah
• Bersifat terbuka
• Publik tersebar
• Bersifat selintas
• In House Production
• Akuisisi program
• Production House
Komponen yang harus diperhitungkan secara matang dalam menghasilkan produk
stasiun penyiaran televisi yaitu :
1. Jam siaran
2. Jenis program
3. Perencangan acara
4. Penyusunan acara
5. Pengadaan program
Pada tahan perencanaan program, terdapat 4 hal penting, hal ini memberikan pengaruhnya terhadap keputusan yang akan diambil atau dengan kata lain terdapat empat hal yang memengaruhi keputusan perencanaan program yang terdiri atas :
• Audiens
• Pengelola atau pemilik stasiun
• Pemasang iklan atau sponsor
• Regulator.
Special Program
Special program adalah program yang ada pada tahun tertentu atau pada hari-hari tertentu saja dengan durasi yang singkat bdan tidak terlalu detail.
Program acara kategori special biasanya ditayangkan sekali saja tetapi bisa saja lebih bila ada siaran ulang (re-run), dan dapat ditayangkan secara langsung (live) atau tidak (siaran tunda) contohnya :
1. World Cup (Sport)
Tujuan acara World Cup bagi stasiun televisi:
a. Meningkatkan rating
b. Mempromosikan stasiun televisi agar dikenal khalayak
c. Sebagai alat dagang dalam periklanan
2. Hari Ulang Tahun Televisi
Tujuan stasiun televisi selalu mengadakan acara HUT ini dengan meriah karena mereka ingin stasiun televisi tersebut sukses untuk kedepannya dan lebih dikenal oleh masyarakat luas.
3. Awarding
Acara ini adalah acara penghargaan untuk program televisi terbaik, artis terbaik, film terbaik, music terbaik, dan masih banyak lagi penghargaan yang diberikan.
Tujuan TV menayangkan awarding sebagai berikut:
• Memberikan kesempatan kepada pemirsa untuk memilih program acara atau para insan pertelevisian yang dipandang terbaik, sesuai dengan kriteria masing-masing pribadi.
• Memberikan motivasi kepada para insan dan seluruh kru yang terlibat agar menghasilkan program-program yang lebih berkualitas lagi.
• Ajang meningkatkan gengsi, baik para insan maupun sebuah program pertelevisian
• Mempererat hubungan antarinsan dalam dunia pertelevisian.
Contoh beberapa program awarding yang ditayangkan di televisi Indonesia
1. Indonesian Television Awards (RCTI)
2. Pannasonic Gobel Awards (RCTI)
3. Bright Awards Indonesia (MNC)
4. Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards (Global TV)
5. Dahsyatnya Awards (RCTI)
6. SCTV Awards
7. SCTV Music Awards
8. MTV Indonesia Awards (Global TV)
9. Indonesia Movie Awards
10. KPI Awards, dan lain-lain
ANALISIS
A. Persaingan Dan Industri Media
Setiap stasiun tv berlomba-lomba untuk menyuguhkan program menarik guna mendapatkan perhatian dari banyak pemirsa. Ada 12 stasiun TV terestrial yang siaran secara nasional di Indonesia, ditambah beberapa televisi nasional berjaringan seperti Rajawali TV, NET, INews, dan Kompas tentunya setiap stasiun tv berlomba-lomba untuk menyuguhkan program menarik. Menurut news anchor senior di Indonesia Desi Anwar, yang terpenting bagi sebuah stasiun TV untuk menghadapi persaingan, yaitu dengan berani menjaga kualitas program.
Untuk menjadi yang terbaik dalam acara ini peserta harus mempersiapkan bakatnya masing-masing tergantung acara yang akan dibuat oleh televisi tersebut berbentuk seperti apa. Contohnya dalam ajang pencarian bakat seperti D’akademi (Indosiar) ataupun Indonesian Idol (RCTI).
Promosi yang dilakukan oleh pihak stasiun televisi contohnya berupa :
1. Roadshow ke beberapa kota
2. Iklan promo di stasiun televisi
3. Membagikan souvenir yang bertemakan talent search yang ingin dibuat
4. Adakan door prize ke kampus-kampus
5. Membuat stan-stan untuk ajang pencarian bakat agar ramai pengunjung.
Broadcasting secara umum dapat diartikan sebagai siaran atau penyiaran. Broadcasting mulai berkembang di Indonesia secara signifikan walaupun wadah atau peluang untuk orang-orang broadcasting sampai saat ini belum terlalu banyak.
Narrowcasting adalah menyampaikan konten yang ditargetkan melalui sistem penyiaran, tetapi diarahkan kepada khalayak tertentu yang sempit. Narrowcasting adalah istilah yang marujuk pada informasi, program, atau iklan yang ditujukan kepada segmen yang lebih spesifik. Pengelola media komunitas harus mengenal dengan baik karakter aktivitas, ketertarikan, dan kebutuhan komunitas tempat media itu beredar (Knowing the Community).
Perbedaan awards di TV luar dan TV Indonesia yang sangat menonjol pada acara awarding di TV luar dan TV Indonesia ialah dari konsepnya. TV luar lebih menampilkan konsep yang simple dan elegan, namun kaya akan kecanggihan teknologi, sedangkan di TV Indonesia kebanyakan menggunakan konsep glamor.