Nama : Raihan Ammar
NIM : 1871500219
Mata Kuliah : Tv Programing (UB)
Dosen Pengampu : Haronas Kutanto, S.
PT., M.I.Kom
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS
BUDI LUHUR
KONSENTRASI BROADCAST JOURNALISM
Kamis, 30 April 2020
Pukul: 16.00 - 17.00
Live @fikombudilihur
Host : Anatasya Putri M.I Kom
Narasumber : Tommy Tjokro (News Anchor
Seputar Inews RCTI)
Kamis 30 April 2020, Fikom BudiLuhur
Mengadakan sharing session lewat Instagram Live Featuring Tommy Tjokro seorang
news anchor professional di RCTI. Sharing Session yang diselenggarakan selama
satu jam tersebut dipandu Anastasya Putri sebagai host yang mana merupakan
seorang dosen di Fikom Universitas Budi Luhur. Topik yang dibahas pada sharing
session itu yaitu “How to be a News Anchor & Tips Kreatif di Tengah
Pandemic Covid19”.
Dimulai dengan sapaan dari Tommy kepada
seluruh penonton Live sharing session tersebut dan dipandu oleh Kak Putri.
Pertama-tama, Mas Tommy menjelaskan mengapa ia bisa terjun ke dunia jurnalistik,
padahal ia merupakan lulusan dari jurusan Ekonomi.
Awalnya, Tommy benar benar buta akan
bagaimana latar belakang dunia jurnalistik itu. Tetapi karena ia ingin mencari
passion-nya maka ia berani terjun ke dunia jurnalistik. Berawal dari saat ia
kerja di dunia jurnalistik, dia di training menjadi seorang reporter olahraga
di Metro TV. Meskipun masih dalam tahap training, ia menganggap bahwa
pekerjaannya pada saat itu adalah sebuah tantangan agar dapat menjadi seorang
jurnalis yang hebat. Tentunya juga banyak tantangan yang ia hadadapi.
Setelah training menjadi reporter, Tommy
mengatakan bahwa dirinya mengambil job untuk menjadi seorang News Anchor pada
saat Metro TV kebanjiran. Kegigihannya tersebut mengakibatkan sesosok Tommy
Tjokro menjadi seorang News Anchor yang professional, sampai pernah mendapat
penghargaan sebagai Presenter Terbaik pada Panasonic Gobel Awards di tahun
2019.
Tommy memberikan beberapa tips untuk
mahasiswa Universitas Budi Luhur yang ingin menjadi seorang jurnalis. Ia
mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Presenter haruslah siap menghadap kamera
kapanpun dan harus tahan banting, karena harus menyampaikan informasi yang
benar kepada masyarakat.
Beliau mengatakan pula, tugas kita sebagai
jurnalis adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan sampai kita tergiring
oleh sebuah perdebatan yang tidak ada ujungnya, tapi hadirkan lah informasi
selengkap mungkin. Mas Tommy Tjokro juga membagikan bagaimana cara menggali
informasi kepada narasumber yang pelit.
Tugas reporter dilapangan selain mencari
berita itu adalah mengembangkan networking dengan narasumber. Keuntungan kerja
dilapangan adalah bertemu narasumber dan cepat mendapatkan informasi. Bagaimana
caranya kita berteman itu sama dengan seperti kamu mendapatkan narasumber.
Semakin kita supel, sopan, etika baik, kita sudah membina hubungan yang baik
nanti informasi datang dengan cepat.
Lalu Tommy memberitahu pula bagaimana cara
mengatasi gugup dan stuck saat berada di depan kamera. Mas Tommy berkata bahwa
kegugupan tersebut jangan dihilangkan, melainkan diatasi. Ia bercerita kalau ia
pernah merasa gugup dan stuck saat melakukan Live Report terhadap mantan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Baginya “Pengalaman Buruk adalah Pengalaman
Terbaik untuk Berkembang”.
Tommy juga mengatakan bahwa tampang bukanlah
hal utama yang harus dimiliki seorang News Anchor ( seorang News Anchor tidak
harus berparas cantik atau ganteng ). Tapi hal utama yang harus dimiliki adalah
keingin tahuan yang tinggi dan keinginan yang tinggi untuk riset dari berbagai
referensi. Penampilan yang dibutuhkan yaitu berpenampilan rapih, tajam, dan
siap. Baginya, goals sebagai seorang jurnalis yaitu dapat memberikan informasi
yang berguna bagi masyarakat.
Lalu ia juga mengatakan bahwa Fokus harus
diutamakan. Seperti, Kalau narasumber sudah melenceng dari topik, maka langsung
tarik balik kembali ke topiknya. Di dalam Sharing Session with Tommy Tjokro
kamis itu, mas Tommy juga membagikan cara menghadapi rasa bosan di masa
covid-19.
Sesi akhir dari sharing session dilanjutkan
dengan mencawab beberapa pertanyaan. lalu selanjutnya Tommy memberitahu
bagaimana media pada masa covid19, desk job, dan aturan pemerintah yang harus
dijalani oleh media. Media harus mencari informarmasi yang kritis dan
memberikan ide.
0 komentar:
Posting Komentar