Selasa, 05 Mei 2020

Sharing Session Dengan Tommy Tjokro ( Live IG )


Nama : Raihan Ammar
NIM : 1871500219
Mata Kuliah : Tv Programing (UB) 
Dosen Pengampu : Haronas Kutanto, S. PT., M.I.Kom 

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BUDI LUHUR
KONSENTRASI BROADCAST JOURNALISM

Kamis, 30 April 2020
Pukul: 16.00 - 17.00
Live @fikombudilihur

Host : Anatasya Putri M.I Kom
Narasumber : Tommy Tjokro (News Anchor Seputar Inews RCTI)

Kamis 30 April 2020, Fikom BudiLuhur Mengadakan sharing session lewat Instagram Live Featuring Tommy Tjokro seorang news anchor professional di RCTI. Sharing Session yang diselenggarakan selama satu jam tersebut dipandu Anastasya Putri sebagai host yang mana merupakan seorang dosen di Fikom Universitas Budi Luhur. Topik yang dibahas pada sharing session itu yaitu “How to be a News Anchor & Tips Kreatif di Tengah Pandemic Covid19”.

Dimulai dengan sapaan dari Tommy kepada seluruh penonton Live sharing session tersebut dan dipandu oleh Kak Putri. Pertama-tama, Mas Tommy menjelaskan mengapa ia bisa terjun ke dunia jurnalistik, padahal ia merupakan lulusan dari jurusan Ekonomi.

Awalnya, Tommy benar benar buta akan bagaimana latar belakang dunia jurnalistik itu. Tetapi karena ia ingin mencari passion-nya maka ia berani terjun ke dunia jurnalistik. Berawal dari saat ia kerja di dunia jurnalistik, dia di training menjadi seorang reporter olahraga di Metro TV. Meskipun masih dalam tahap training, ia menganggap bahwa pekerjaannya pada saat itu adalah sebuah tantangan agar dapat menjadi seorang jurnalis yang hebat. Tentunya juga banyak tantangan yang ia hadadapi.

Setelah training menjadi reporter, Tommy mengatakan bahwa dirinya mengambil job untuk menjadi seorang News Anchor pada saat Metro TV kebanjiran. Kegigihannya tersebut mengakibatkan sesosok Tommy Tjokro menjadi seorang News Anchor yang professional, sampai pernah mendapat penghargaan sebagai Presenter Terbaik pada Panasonic Gobel Awards di tahun 2019.

Tommy memberikan beberapa tips untuk mahasiswa Universitas Budi Luhur yang ingin menjadi seorang jurnalis. Ia mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Presenter haruslah siap menghadap kamera kapanpun dan harus tahan banting, karena harus menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Beliau mengatakan pula, tugas kita sebagai jurnalis adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan sampai kita tergiring oleh sebuah perdebatan yang tidak ada ujungnya, tapi hadirkan lah informasi selengkap mungkin. Mas Tommy Tjokro juga membagikan bagaimana cara menggali informasi kepada narasumber yang pelit.

Tugas reporter dilapangan selain mencari berita itu adalah mengembangkan networking dengan narasumber. Keuntungan kerja dilapangan adalah bertemu narasumber dan cepat mendapatkan informasi. Bagaimana caranya kita berteman itu sama dengan seperti kamu mendapatkan narasumber. Semakin kita supel, sopan, etika baik, kita sudah membina hubungan yang baik nanti informasi datang dengan cepat.

Lalu Tommy memberitahu pula bagaimana cara mengatasi gugup dan stuck saat berada di depan kamera. Mas Tommy berkata bahwa kegugupan tersebut jangan dihilangkan, melainkan diatasi. Ia bercerita kalau ia pernah merasa gugup dan stuck saat melakukan Live Report terhadap mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Baginya “Pengalaman Buruk adalah Pengalaman Terbaik untuk Berkembang”.

Tommy juga mengatakan bahwa tampang bukanlah hal utama yang harus dimiliki seorang News Anchor ( seorang News Anchor tidak harus berparas cantik atau ganteng ). Tapi hal utama yang harus dimiliki adalah keingin tahuan yang tinggi dan keinginan yang tinggi untuk riset dari berbagai referensi. Penampilan yang dibutuhkan yaitu berpenampilan rapih, tajam, dan siap. Baginya, goals sebagai seorang jurnalis yaitu dapat memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat.

Lalu ia juga mengatakan bahwa Fokus harus diutamakan. Seperti, Kalau narasumber sudah melenceng dari topik, maka langsung tarik balik kembali ke topiknya. Di dalam Sharing Session with Tommy Tjokro kamis itu, mas Tommy juga membagikan cara menghadapi rasa bosan di masa covid-19.

Sesi akhir dari sharing session dilanjutkan dengan mencawab beberapa pertanyaan. lalu selanjutnya Tommy memberitahu bagaimana media pada masa covid19, desk job, dan aturan pemerintah yang harus dijalani oleh media. Media harus mencari informarmasi yang kritis dan memberikan ide. 

0 komentar:

Posting Komentar